Alumni SPMA : Hancurnya Akhlak Pemuda di era globalisasi

by

ADVOKASIRAKYAT.COM | Bireuen-, Berbicara pemuda memang tidak ada habisnya, karena pemuda simbol maju dan mesin penggerak disuatu bangsa.(17/07/2018)

Menjadi Pelopor harus mampu menggiring kaum remaja dan tua kearah kebaikan dan mampu memberikan ide ide dan dorongan dorongan yang membuat kaum dibawah dan diatasnya mencapai semangat juang dalam kehidupan.

Namun seiring berjalannya waktu pemuda kerap juga menjadi mesin pengrusak dengan melakukan tindakan kurang beretika dan jauh dari nilai nilai agama dan nasionalisme.

Bagaimana tidak, ketika pemuda jatuh dalam kubangan maksiat seperti berkubang dalam godaan seks bebas, narkoba dan judi disitulah nilai nilai agamanya jauh dari kehidupan.

Terlarut dalam kenikmatan sesaat dan kenakalan remaja memang berujung petaka, baik gila dan emosianal tak terkontrol akibat narkoba juga terjadinya kehamilan diluar nikah akibat seks bebas.

Arifandi berpendapar bahwa kita selaku pemuda generasi bangsa dan agama jauhi hal yang munkar demi terawatnya akhlak pemuda, pemuda harus selalu menjadi garda depan dalam mengembangkan syiar dan menjadi penawar bagi kaum tua.

 

Leave a Reply