APBK vs Dana Desa : Rumah Miskin Dari APBK juga harus besernergi

banner 468x60

ADVOKASIRAKYAT.COM, Aceh Utara – Perbub 38 tahun 2017 Perbub tersebut berisi sebuah perintah, dimana tiap desa Kepala Desa harus membangun paling tidak dua rumah duafa adalah Perbub paling indah dan sangat manusiawi.

Persoalannya untuk membantu mereka yang tergolong miskin dan teraniaya, maka bupati aceh Utara mengambil langkah kilat (cepat) yaitu seluruh Kepala Desa untuk menggunakan dana desa membangun tempat tinggal para duafa agar segera menepati rumah layak huni, layaknya manusia lain yang sedikit lebih mapan, di negri yang lagi hujan otsus. Kata Gechik Abubakar yang di sapa Akrab geuchik Abu Salah Seorang Kepala Desa di Aceh Utara melalui Pers rilisnya kepada media Advokasirakyat.com pada Selasa, (11/07/17)

Ia Menambahkan “ namun yang menjadi tanda tanya besar, apakah bupati juga mau mengalokasikan dana APBK yang mereka kuasai utk merehap rumah-rumah, atau gubuk-gubuk reot yang semakin membanjiri bumi aceh utara , dengan Kapasitas minimal perdesa satu unit saja, sebagai tanda bupati juga konsen dan ikut peduli dan hadir untuk membantu kaum miskin, jika bupati menolak, berarti perbup tersebut adalah pengalihan tanggung jawab yang bermuatan penuh teka-teki, jika bupati peka pada kaum duafa, mari kita sama2 membangun Aceh dg nilai-nilai kebersamaan dan rasa tanggung jawab moral.”

“Tidak hanya dg surat perintah atau dg surat edaran yang penuh dg muatan politik, Mari sisihkan APBK tiap tahun utk menyentuh mereka yang kurang mampu, karna mereka adalah kita, “ Jelasnya

“Kita tetap komit Bahwa angka kemiskinan harus bisa di kurangi semaksimal mungkin, maka dari itu sy selaku pemegang otoritas gampong, mengajak bupati aceh Utara utk melihat kondisi riil masyarakat gampong tidak hanya dg perbub yang sangat tendensius, tpi bupati harus rela menggelontorkan sekaligus mengalokasikan dana APBK utk kaum marginal, baik itu dalam bentuk lapangan kerja, atau bantuan lainnya. Tidak hanya mengalihkankan isu atau buang badan pada sebuah tanggung jawab moral”. Lanjutnya.

“Saya yakin bupati aceh Utara yang di pilih rakyat, maka akan peduli terhadap rakyat, tidak akan lari dari tanggung jawab dengan kondisi aceh Utara yang sangat menyedihkan. imbunya

“Salam rindu dan Sepotong suara dari diantara banyak Kepala Desa”. Tulis Geuchik Abi mengakhiri pres rilisnya.(mz)


loading...

Email Autoresponder indonesia

Leave a reply "APBK vs Dana Desa : Rumah Miskin Dari APBK juga harus besernergi"