Atas Dorongan Masyarakat, Karman dan Afdal Resmi Daftar ke KIP Aceh Selatan

by

ADVOKASIRAKYAT.COM | ACEH SELATAN – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan periode 2018-2023, Karman dan Afdal Yasin yang maju dari jalur independen secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran ke komisi independen pemilihan (KIP) Aceh Selatan, Jln. T. Ben.Mahmud Desa Lhok Ketapang, Kecamatan Tapaktuan, Rabu (10/10/2018).

Pasangan yang mempunyai slogan “One Karman-Afdar Yasin atau Okey untuk Aceh Selatan bersatu, dan bersama sejahtera bermutu, tiba dengan ratusan pendukungnya di sekretariat KIP Aceh Selatan sekitar pukul 13.15 Wib.

Paslon Karman dan Afdar Yasin menjadi pendaftar terakhir, didampingi Missi Muizzan ketua penangan menyerahkan berkas pendaftaran kepada Khairunnis Absyir ketua KIP dan disaksikan oleh Hendra Syahputra ketua panwaslih Aceh Selatan, anggota panwaslih Gunawan Syam.

Setelah selesai pendaftaran Missi Muizzin selaku ketua pemenangan paslon Karman-Afdal Yasin mengatakan semua kelengkapan memenuhi syarat-syarat dukungan untuk kelengkapan admistrasi pihaknya sudah mempersiapkan.

“Kami yakin dan optimis paslon Karman dan Afdal Yasin akan maju dalam pilkada Bupati Wakil Bupati Aceh Selatan 2018,” katanya.

Lanjutnya, keinginan pasangan Karman – Afdal Yasin ikut serta dalam kontes pilkada Aceh Selatan kali ini tidak telepas dari dorongan dan dukungan masyarakat yang menginginkan adanya perubahan yang lebih signifikan bagi investasi sumber daya manusia untuk generasi dan pembangunan yang berkelanjutan.

“Karena dorongan masyarakat, hingga akhirnya pasangan Karman dan Afdal Yasin bersedia untuk maju sebagai bakal calon bupati Aceh Selatan 2018-2023,” ungkapnya

Perlu diketahui, H.Karman merupakan salah satu tokoh pendidikan Aceh Selatan, rekam jejak nya dalam memajukan pendidikan sudah dikenal masyarakat Aceh Selatan, jauh sebelumnya ia adalah seorang guru karismatik di mata para muridnya, pernah jadi kepala sekolah dan kepala dinas pendidikan.

“Afdal Yasin juga merupakan tokoh politik nasional pada era presiden Gusdur dan kembali ke daerah menerapkan kapasitas yang telah dimilikinya guna membangun tempan kelahirannya Aceh Selatan,” pungkas Missi Muizzan.[Haes/FA]

Leave a Reply