Camat Paya Bakong Resmikan Bantuan Rumah Duafa

by

ADVOKASIRAKYAT – LHOKSUKON, Camat Kecamatan Paya Bakong, Drs. M. Yusuf di didampingi kapolsek, Ipda Pujianto,Koramil Kapten Ronny Mahendra,serta pedamping desa, resmikan dua unit bantuan rumah dhuafa dari Program Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa ( P3MD ) di gampong keude paya bakong yang bersumber dana desa tahun 2017.

Penyerahan kunci rumah secara simbolis kepada dua warga gampong keude paya bakong samsul rizal (41) dan zulkarnaini (45) disaksikan oleh puluhan tokoh masyarakat setempat.

Drs.M.yusuf kepada wartawan AdvokasiRakyat.com pada hari Senin (22/01/2018) mengatakan, tahun 2017 setelah ditetapkan peraturan bupati (Perbup ), Bupati Aceh Utara kemudian menyurati para camat. Dalam surat nomor: 412.25/686 tanggal 2 Juni 2017, perihal tindak lanjut Perbup 38/2017 itu, pada poin pertama disebutkan, salah satu permasalahan yang dihadapi Kabupaten Aceh Utara masih banyaknya masyarakat miskin (dhuafa) yang belum memiliki rumah layak huni, poin kedua dijelaskan, sesuai Perbup Aceh Utara Nomor 38 Tahun 2017 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa telah ditetapkan pembangunan/perbaikan rumah sehat untuk fakir miskin/dhuafa sebagai bagian dari prioritas yang harus dilaksanakan dan didiskusikan dananya melalui dana desa/dana gampong tahun 2017 untuk warga fakir miskin yang ada di seluruh desa di kabupaten aceh utara.

Lanjutnya, “saya berharap kepada seluruh geuchik yang ada diwilayah kecamatan paya bakong untuk mematuhi perbup tersebut menimal di setiap desa sudah membangun rumah dhuafa fakir miskin dari sumber dana desa.”

“sementara di kecamatan paya bakong
sudah terealisasi dengan sangat baik di kecamatan , setiap desa membangun rumah dhuafa untuk fakir miskin, dan semoga program Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa ( P3MD ) ini berjalan setiap tahun agar tidak ada lagi masyarakat miskin yang menjerit.” Pungkas camat paya bakong

Sementara Geuchik Desa Keude paya bakong, Saifullah mengungkapkan bahwa, untuk tahap pertama sudah selesai 2 unit rumah, mudah mudahan tahap dana desa selanjutnya tidak ada lagi rumah yang tidak layak huni, karna uang dana desa, uang rakyat yang di titipkan kepada geuchik untuk kesejahtraan masyarakat dan desa.Tutup geuchik Saifullah yang akrap disapa geuchik Poen.(IskandarPaybeck)

Leave a Reply