FPS Sesalkan Tindakan Yang di Lakukan Oknum Aparat Yang menangkap Tiga Kombatan GAM di Kantor Gebernur

by

ADVOKASIRAKYAT.COM | ACEH UTARA – Forum Pemuda Samudera (FPS) Kabupaten Aceh Utara sangat menyesalkan sikap oknum aparat yang menangkap tiga kombatan di kantor Gubernur Aceh, Selasa (22/05/2017)

Menurut Ketua FPS, Misbahuddin Ilyas kasusnya sangat sepele dan tidak mengarah pada kriminal, Namun yang sangat disesalkan pihaknya adalah masalah penangkapan yang tidak manusiawi, hal ini mengingatkannya pada masa darurat militer dulu

“Cara-cara menangani masalah kecil saja penuh kekerasan yang ditampilkan oleh oknum polisi pada rakyatnya, cara menangkap kombatan macam cara membasmi teroris, mereka telah menampakan cara-cara tidak beretika pada masyarakat, Ungkap pria yang akrab disapa Marcos.

Pihaknya berharap kepada Kapolda Aceh untuk memberikan pendidikan lagi kepada oknum polisi tersebut agar mereka tau cara mengayomi masyarakat.

“Seharusnya oknum polisi tersebut memanggil dulu orang-orang itu dan memberikan pandangan – pandangan yang menjadi sebuah Pembelajaran bagi mereka yang jika benar berbuat onar, tapi setau kami mereka (kombatan) tidak anarkis dan kriminal di kantor gubernur,cuma minta uang meugang karna mereka punya tanggung jawab besar di lapangan.” tambah Marcos yang juga mantan Kombatan GAM,

Masih menurut Marcos, jika oknum polisi terus menampakkan cara-cara seperti ini pada masyarakan maka image polisi akan tercoreng di mata masyarakat aceh.

“Jadikan polisi sebagai tameng masyarakat diAceh dan jangan jadikan polisi sebagai musuh masyarakat.” harapnya

ia juga meminta kepada pihak media untuk merelat setiap berita telah dikeluarkan ke publik, karna ini sangat memakukan konstitusi kombatan. “jangan di hari yang penuh kemuliaan ini media telah menjatuhkan image para kombatan yang sampai hari ini masih merasakan kesusahan disaat hari besar seperti ini”, Katanya.

Masih menurut Marcos, Kesejahteraan kombatan masih di angka Nol besar.

“Kami sudah cukup mengurut dada dan bersabar, jangan paksakan kami kembali kelimbah hitam lagi” ungkap Marcos.

Ia berharap agar aparat Jangan menampakkan lagi cara-cara buruk karna pihaknya sudah cukup lelah dalam menghadapi hal buruk seperti itu.

“Harapan kami sekali lagi pada Polda Aceh untuk menindak oknum Brimob yang anarkis dalam bertindak.”pungkasnya. (RI)

Leave a Reply