Indonesia Tanpa Korupsi

by

 

Indonesia Tanpa Korupsi

Penulis : Dian Permata Sari

ADVOKASIRAKYAT. COM-, Dalam kamus umum Bahasa Indonesia, arti harfiah dari korupsi adalah perbuatan yang buruk, seperti penggelapan uang, penerimaan uang sogok dan sebagainya. Tidak terlalu jauh dari itu, menurut saya korupsi adalah tindakan ketidakjujuran dan melanggar peraturan serta menyalahgunakan wewenang dan kekuasaan yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan merugikan kepentingan umum.

Sekarang ini korupsi bukanlah hal asing di Indonesia. Korupsi sering kali dilakukan, pelakunya baik dari pejabat Negara maupun staf kantoran biasa. Pemerintah bukannya tidak pernah melakukan penegakan hukum atas perilaku tidak terpuji ini, bahkan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sudah dibentuk oleh pemerintah demi menghapus tindakan korupsi di Indonesia. Namun sejauh ini, perihal korupsi masih saja menjadi permasalahan umum yang seringkali terdengar.

Korupsi mungkin seringkali diartikan dengan penggelapan sejumlah uang yang dilakukan oleh penjabat negara, namun dalam hal ini perlu diluruskan bahwa korupsi bukan saja tentang itu.

Banyak tindakan korupsi “kecil” yang seringkali terjadi di lingkungan kita yang mungkin belum kita sadari, seperti pemberian sejumlah uang kepada pihak kepolisian ketika kendaraan ditilang agar di bebaskan dari hukuman tilang tersebut, pemberian sejumlah uang oleh pihak orangtua murid kepada sekolah tertentu agar anaknya diterima, bahkan dalam hal terkecil pun seperti penggelapan uang yang diberikan oleh orang tua untuk membeli tas yang sebenarnya seharga 250 ribu rupiah namun kita katakan tas tersebut seharga 300 ribu rupiah demi keuntungan pribadi. Terkadang tindakan – tindakan kecil tersebut seringkali tidak kita sadari yang nantinya akan membentuk karakter – karakter yang mudah dalam melakukan korupsi dan merusak generasi bangsa.

Indonesia butuh generasi anti korupsi agar membuat tanah air ini menjadi lebih baik. Dalam hal ini, menurut saya ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menciptakan generasi anti korupsi antara lain :

Selalu menanamkan sifat jujur sejak dini
Jujur adalah berkata atau berbuat seperti apa adanya. Perlu diketahui bahwa sangat penting untuk menanamkan sifat jujur sejak usia dini kepada generasi bangsa agar mereka terbiasa dalam berbuat jujur dan terhindar dari perbuatan korupsi. Hal ini pastinya tidak terlepas dari didikan orang tua dan kesadaran dalam diri sendiri. Didikan orang tua yang baik akan membentuk karakter anak yang baik. Anak yang baik akan menanamkan sifat – sifat yang baik dalam dirinya sehingga terhindar dari perilaku buruk salah satunya adalah korupsi. Pastikan kita selalu bersifat jujur dan mengutamakan kejujuran dalam hal apapun.

Menanamkan pendidikan agama yang berbicara langsung tentang tercelanya sifat korupsi
Generasi – generasi penerus bangsa sangat perlu diberikan pendidikan agama sejak usia dini, karena pendidikan agama merupakan jalur peningkatan kualitas manusia yang menekankan pada nilai – nilai ketuhanan. Seseorang yang hidupnya selalu berpegang teguh pada ajaran agama dia akan selalu berhati – hati dalam hidupnya. Dia yakin bahwa hidupnya selalu diawasi oleh Tuhan YME sehingga dia akan selalu berhati – hati dalam bersikap dan bertindak. Dalam pendidikan agama korupsi jelas dilarang, orang yang pendidikan agamanya kuat akan sulit untuk melakukan korupsi. Namun itu semua tetap kembali kepada diri kita sendiri, karena banyak juga sekarang petinggi agama atau orang yang sangat memahami agama juga terlibat kasus korupsi, itu semua tergantung dengan besarnya keyakinan kita akan tuhan. Oleh karena itu , diharapkan pendidikan agama terus kita lakukan dari usia dini hingga beranjak dewasa.

Menanamkan pendidikan anti korupsi di sekolah
Pendidikan anti korupsi dikenalkan kepada peserta didik sedini mungkin untuk membentuk karakter integritas yang kokoh. Pendidikan anti korupsi harus ada di sekolah karena masa depan dan Negara Indonesia ini ada di tangan generasi muda. Generasi muda yang belum terarah akan sangat mudah terpengaruh oleh hal – hal yang buruk. oleh karena itu, sangat penting pembentukan karakter bagi generasi muda dengan penerapan pendidikan anti korupsi di sekolah. Selama ini upaya pemberantasan korupsi hanya fokus pada upaya menindak para koruptor tapi sedikit sekali perhatian pada upaya pencegahan korupsi. Seharusnya tindakan pencegahan tersebut harus sering dilakukan dan diterapkan di sekolah – sekolah.

Menanamkan sifat kedisiplinan dan taat pada hukum yang berlaku
Sifat disiplin juga tidak kalah penting untuk kita tanamkan sejak usia dini. Menanamkan sifat kedisiplinan dan taat pada hukum yang berlaku akan membuat generasi bangsa lebih mematuhi peraturan hukum dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum. Koruptor melakukan korupsi karena mereka tidak taat akan hukum yang berlaku, mereka mungkin merasa hukum bisa dipermainkan oleh mereka. Hal tersebut harus kita jauhi dari pola pikir generasi muda. Indonesia jelas melarang tindakan korupsi. Sebagai warga negara yang baik seharusnya kita tidak pernah melakukan perilaku tercela tersebut. menanamkan sifat disiplin dan taat pada hukum tersebut bisa dilakukan salah satunya dengan cara seringnya memberikan wawasan kebangsaan kepada generasi muda agar membentuk karakter generasi bangsa yang lebih baik dan cinta tanah air.

Sadar akan dampak negatif dari tindak korupsi
Kesadaran akan dampak negatif dari tindak korupsi tersebut harus kita tanamkan dalam diri kita sendiri. Korupsi selain bisa merugikan negara dan menyebabkan kemiskinan serta merugikan khalayak umum lainnya, korupsi juga bisa merugikan diri sendiri. Awalnya memang dengan melakukan korupsi kita bisa mendapatkan keuntungan. tapi tidak selamanya kita akan seperti itu, kebenaran akan selalu terungkap. Jika kita sudah diperiksa oleh pihak KPK dan menjadi tersangka kasus korupsi maka semua kebahagiaan itu akan menjadi sirna. Apalagi bagi kita generasi muda, masa depan akan suram. Pikirkanlah perasaan orang tua dan keluarga kalian apabila kalian melakukan hal tersebut. korupsi hanya akan memberikan kebahagiaan sementara. Selain mendapatkan dosa, tindakan korupsi juga bisa menimbulkan penyesalan yang tiada arti di kemudian hari.

Bergaul dengan lingkungan yang sehat tanpa korupsi
Generasi muda harusnya lebih bisa memilih lingkungan bergaul yang baik. Karena lingkungan dapat menjadi penentu perilaku seseorang. Lingkungan menjadi faktor penting dalam menentukan perilaku seseorang itu menjadi baik atau buruk. Lakukanlah hal – hal yang positif seperti membuat situs anti korupsi yang dikemas dengan menarik sesuai selera generasi muda agar dapat menarik generasi muda lainnya untuk menetang korupsi. Sebagai generasi muda, kita harus lebih bisa berkarya dan kreatif membentuk sesuatu agar membuat bangsa ini menjadi lebih baik. Jangan terbiasa mendapatkan sesuatu dengan cara instan, karena hal itu akan berdampak buruk ketika kita sudah mulai memasuki dunia kerja. Karena kebiasaan tersebut akan menimbulkan pemikiran seperti melakukan hal instan agar cepat kaya, cepat banyak uang dan sebagainya dengan melakukan tindakan korupsi. Hilangkanlah pemikiran tidak sehat itu, berkaryalah agar kita menjadi seseorang yang kita inginkan, banyak cara untuk sukses, kaya tidak harus dengan korupsi. Mari kita perangi korupsi.

Pemerintah lebih berperan aktif dalam memberantas korupsi
Selain membentuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pemerintah harusnya lebih aktif lagi dalam memberantas korupsi. Hal – hal seperti sosialisasi anti korupsi seharusnya lebih sering dilakukan dan diberikan kepada masyarakat. Koruptor yang sudah tertangkap pun harusnya dapat diberikan hukuman yang lebih bisa membuat jera. Saya sangat tidak setuju dengan narapidana yang dulunya koruptor tetapi ditahan dalam lapas yang memiliki fasilitas mewah. itu sangat tidak adil menurut saya mengingat perilaku tercela yang mereka lakukan dulu dalam mengambil uang rakyat. Seharusnya mereka dapat dihukum dengan hukuman yang setimpal dengan perbuatan mereka tersebut. Bukan dengan cara menahan mereka dalam lapas yang berfasilitas mewah yang hanya berkesan seperti pindah rumah bagi mereka dan tidak memberikan efek jera, sehingga perilaku korupsi terebut akan mudah untuk diulangi.

Hidup sederhana dan senantiasa bersyukur
Hal yang paling penting yang bisa kita lakukan adalah menanamkan pola hidup sederhana dan senantiasa bersyukur. Kebiasaan hidup sederhana membuat kita terlepas dari keinginan kehidupan mewah yang bisa saja kita dapatkan dengan cara salah. Dengan menerapkan pola hidup sederhana kita bisa terhindar dari hal hal buruk yang mempengaruhi kita, termasuk tindakan korupsi.

Senantiasa beryukur membuat kita akan merasa lebih bahagia. Orang yang bahagia adalah orang yang senantiasa bersyukur atas apa yang didapatkannya. Daripada selalu merasa tidak cukup atas apa yang kita miliki sehingga membuat kita stress dan melakukan hal – hal yang buruk, alangkah lebih baiknya mulai sekarang kita lebih banyak bersyukur dengan apa yang sudah kita punya agar kita bahagia. Generasi muda yang menanamkan pola hidup sederhana dan pandai beryukur akan terhindar dari tindakan korupsi dan bisa menciptakan generasi bangsa yang lebih baik.

Itulah beberapa hal yang menurut saya dapat dilakukan untuk menciptakan generasi anti korupsi. Selain dari lingkungan yang baik tindakan pencegahan korupsi juga harus berasal dalam diri kita sendiri. Generasi bangsa adalah penerus bangsa, masa depan bangsa Indonesia ini berada di tangan kita. kita sebagai mahasiswa yang dikenal sebagai “agent of change” harusnya lebih bisa memberikan perubahan kepada negri ini menjadi Indonesia yang lebih baik. hal tersebut dapat kita mulai dari diri sendiri. Saya generasi bangsa, saya cinta Indonesia, saya katakan TIDAK pada korupsi.

Leave a Reply