Inilah Penyebab Terjadinya Aksi Gerakan Radikalisme

Akhir-akhir ini grakan radikalisme kerap terjadi, Faisal Ali Wakil Ketua MPU Aceh menjelaskan bahwa penyebab terjadinya gerakan radikalisme karena faktor pendidikan dan pemikiran yang salah serta tidak adanya kesabaran.

“pendidikan dapat membentuk karakter dan ideologi seseorang, apabila pengajar salah dalam penyampaiannya maka dapat terbentuk karakter yang salah, aksi ormas yang radikal itu sering terjadi akibat tidak adanya kesabaran dengan menempuh cara yang instan” ujar Faisal Ali dalam seminar publik dengan tema Fragmentasi Sosial dan Ancaman Radikalisme: Menggerai Perilaku Ormas/Kelompok Masyarakat yang Berkarakter Radikal, di ruang Aula Fisip Unsyiah, Jumat (19/5/2017).

Selain itu Faisal Ali menjelaskan untuk memhambat radikalisme pemerintah harus adil dalam mengambil setiap keputusan.

“Jangan sampai keputusan yang di ambil justru menjadi pemicu sikap radikal di tengah-tengah masyarakat,” jelas Faisal Ali.

Sementara itu pemateri lainnya Muhammad Hasbi Amiruddin Wakil ketua FKPT Aceh menjelaskan bahwa selama ini karakter radikal diidentikkan dengan islam padahal itu merupakan bentuk propaganda pihak asing.

“Diindonesia khususnya Islam identik dengan radikalisme karena memang manyoritas penduduknya itu islam, coba kalau didaerah lain yang penduduknya non islam pasti yang menjadi gerakan radikal itu non muslim seperti di Myanmar,” jelas penulis buku Revolusi Sainstifik Iran dan Martabat Umat Islam di Mata Dunia.

Sementara itu Musliadi perwakilan dari Kesbangpol mengatakan bahwa tidak semua organisasi masyarakat berbadan hukum. Ormas yang tidak berbadan hukum tidak dapat dikatakan ilegal selama tidak menggangu ketertiban.

“Ormas yang terdaftar di kesbangpol Aceh saat ini jumlahnya mencapai 2000an belum termasuk yang tidak mendaftar, namun pemerintah tetap melakukan kontrol agar ormas-ormas tersebut tidak melakukan aksi-aksi yang salah,”ujar Musliadi.

Acara seminar publik ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas yang ada di Unsyiah.(Andri)

Facebook Comments

loading…


Tags: ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: