Iwan DP Akui Kesalahan, Kadis LH Aceh Selatan Sebut PT NRK Seperti Philip Terus Terang

by

ADVOKASIRAKYAT.COM | ACEH SELATAN – PT Nagan Raya Kencana mengakui jika pihaknya tidak pernah mengurus izin saat melakukan kegiatan pengolahan limbah emas, di Lhok Rubek, Gampong Pasie Rasian, Kecamatan Pasieraja, Kabupaten Aceh Selatan.

Hal itu disampaikan oleh wakil direktur PT Nagan Raya Kencana, Iwan DP saat melakukan konferensi pers, Kamis (18/1/2018) di kantor Dinas Lingkungan Hidup, Desa Lhok Bengkuang, Kecamatan Tapaktuan.

“Benar kita belum pernah mengurus izin, Karena kita hanya baru melakukan survey belum melakukan kegiatan,” terang Iwan DP.

Selain itu, Ia juga membenarkan bahwa 5 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) warga negara China yang beraktifitas di Aceh Selatan itu belum mengurus Kartu Izin Tinggal Terbatas/Tetap (Kitas).

“Saat ini kita masih dalam tahapan survey, belum mulai bekerja. Nanti saat mulai kerja baru kita proses visa tenaga kerja dan Kitas (untuk WNA),” terang Iwan DP.

Iwan DP mengatakan pihaknya akan segera mengurus izin lingkungan (Anilisis Dampak Lingkungan) ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Selatan.

“Segera diurus. Sebelumnya hanya melakukan survey jadi belum pernah mengurus izin,” pungkasnya.

Sementara Kadis LH Aceh Selatan, Mirjas, S.Si kepada awak media menyampaikan bahwa PT Nagan Raya Kencana sangat koperatif dan terbuka.

“Saya salut juga, apresiasi karena mereka mengakui kesalahan, terbuka terus terang, terang terus seperti lampu Philip,” sebutnya sambil bergurau.

Meski demikian, tegasnya, sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku untuk kegiatan PT Nagan Raya Kencana tetap harus dihentikan.

“Kita dukung investasinya tapi selesaikan dulu semua dokumen ijin, tetap pada koridar prosedural sesuai mekanisme yang berlaku,” tutupnya.[Haes]

Leave a Reply