Ketua Komisi A DPRK Aceh Timur mengunjungi Sugianto bocah gizi buruk di RS Kota Langsa.

oleh

Teks Foto: Ketua Komisi A, DPRK Aceh Timur mengunjungi Sugianto bocah gizi buruk di RS Kota Langsa.

 

ADVOKASIRAKYAT.COM, Aceh Timur – Ketua Komisi A, DPRK Aceh Timur Irwanda mengunjungi Sugianto bocah kurang gizi yang saat ini dirawat di RSUD Kota Langsa. Sabtu (23/09/17).

 

Menurut Irwanda, setelah dirinya mendapat informasi dari berbagai media, tentang nasib Sugianto bocah berusia Lima tahun yang mengalami gizi buruk, hari ini dirinya langsung mengunjungi bocah malang tersebut di RS Kota Langsa.

 

Kata Irwanda, dirinya sangat prihatin melihat korban yang kian hari kondisinya terus memburuk, bahkan berat badan korban pun kian hari semakin rempeng serta wajahnya yang semakin keriput.

 

Baca : Butuh Bantuan, Balita Penderita Gizi Buruk di Aceh Timur Ini Kritis

     : Setalah diberitakan Media, Sugianto Akhirnya Mendapatkan Perawatan Ekstra

 

“Saya tidak sanggup menahan air mata bang, ketika bocah itu menangis merintih, sedangkan ibunya hanya bisa mengkipas dengan kain, kadangkala ibu mencoba meminumkan air agar bocah malang itu berhenti menangis, tapi karena menahan sakit yang dideritanya bocah itu terus menangis, saya tidak sanggup melihatnya” Kata Irwanda saat menceritakan dirinya mengunjungi korban gizi buruk di Aceh Timur tersebut.

 

Kata Irwanda, dirinya berjanji  terus akan mengawal  Dinas Kesehatan Aceh Timur dan Bagian Keistimewaan dan Kesejahteraan sejauh mana tanggung jawab dan kepeduliannya terhadap Sugianto bocah gizi buruk warga Desa Alue Punti, Kecamatan Rantoe Seulamat, Aceh Timur.

 

“Kita akan minta Dinkes Aceh Timur untuk membantu obat-obatan untuk bocah malang itu bang, dan kita akan datangi bagian Istimewa dan Kesejahteraan masyarakat agar membantu biaya pengobatan agar korban dapat menjalani pengobatannya secara maksimal” Sambung Irwanda.

 

Saat mengunjungi korban, Ketua Komite Mahasiswa Pemuda Aceh (KMPA) Aceh Timur tersebut juga menyumbang sejumlah bantuan dana untuk biaya pengobatan korban.

 

“Menyoe neuk meuseudekah droen syedara loen mandum yang baca berita nyoe lebeh goet neubantu syedara geutanyoe yang tingoeh sekarat nyoe, sehingga bisa berobat mendapat berobatan yang maksmal dan terbaik, cukop sayang aneuk malang nyan, neubantu syedara” Pungkas Wanda tanpa menyadari air matanya keluar membasahi pipinya. (Romy)

 

 

Facebook Comments

loading...

Tinggalkan Balasan