Muslem SH : Masa Reses DPRA Untuk Serap Aspirasi Rakyat, Bukan Waktu Istirahat

Muslim, SH

 

ADVOKASIRAKYAT.COM | LANGSA – Muslem mengharapkan seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Aceh (DPRA) benar-benar memanfaatkan masa Reses dengan optimal untuk menyerap Aspirasi Rakyat, bukan malah menjadikannya sebagai masa istirahat.

Masyarakat Aceh dan Media massa harus mengawal masa Reses anggota DPRA bukan hanya sekedar menjadi masa istirahat para wakil Rakyat,” kata Muslem SH,Mantan Ketua Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (PAKAR) Aceh, DPW Aceh Tamiang, Rabu (21/06/2017).

Ia menganjurkan anggota DPRA periode 2014-2019, untuk mengoptimalkan masa Resesnya ini sehingga berkualitas. Mereka harus menjadikan masa Reses ini sebagai momen untuk menyerap Aspirasi Masyarakat untuk disuarakan di Gedung DPRA.

Anggota DPRA tidak bisa semena-mena menyatakan mewakili Aspirasi Masyarakat Daerah Pemilihannya, ketika nyatanya sama sekali tidak mendengar apa sebenarnya Aspirasi Masyarakat itu,” kata Muslem.

Ia mengingatkan bahwa anggota DPRA harus menghapus citra negatif yang timbul dari kalangan Masyarakat Aceh, sehingga Masyarakat tidak kehilangan kepercayaan kepada para wakilnya tersebut.

“Masa Reses merupakan momentum yang tepat bagi Masyarakat Aceh untuk mendapatkan klarifikasi kongkrit dari para wakilnya. Pada masa Reses inilah sebenarnya kesempatan bagi Masyarakat Aceh atau konstituen pemilih antara lain untuk mendengarkan laporan kinerja dan menyampaikan aspirasi dari anggota DPRA tersebut”. Ungkap Muslem.

“Sayangnya, selama ini sangat sedikit laporan substantif dari pelaksanaan Reses yang kontruktif bagi perubahan kesejahteraan Masyarakat Aceh, termasuk kegiatan Reses yang diberitakan oleh media massa mainstream,” katanya.

Untuk itu, kata dia, kualitas Reses anggota DPRA perlu didorong agar lebih bertanggungjawab sehingga benar-benar dijalankan sebagai bentuk pelayanan dan pembelajaran politik anggota Dewan kepada Masyarakat Aceh.

Di samping itu, ia mengemukakan, jumlah dana Negara yang cukup besar untuk pelaksanaan Reses para anggota Dewan perlu dipertanggungjawabkan secara transparan.

“Jika DPRA ingin berbenah diri dan membenahi proses demokrasi yang jujur, maka masa Reses ini bukan saja seremonial atau silaturahmi biasa antara Masyarakat daerah pemilihannya dan wakilnya,” Tutup Muslem.(mz)

Facebook Comments

loading…


Tags: ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: