Opini : Irwandi yusuf VS pajak nanggroe.

No comment 7 views
banner 468x60

ADVOKASIRAKYAT.COM | OPINI – Kontes pilkada Aceh telah usai tentu dg berbagai upaya kerja keras yang di lakukan, baik itu dalam bentuk kerja tim , maupun relawan dan segenap simpatisannya, mereka berasal dari berbagai lini, plus baliho penuh semboyan, hingga berakhir dg pelantikan menghantarkan ia pada titik kekuasaan , di negri bermandikan otsus menjanjikan kemakmuran .

irwandi dan segenap lapisan motor penggerak nya memiliki segudang keistimewaan, hingga sang roler coster berhasil menaiki singasana,mencapai kursi yang diburu lima kandidat, berlebel jagoan.

Ada rasa rindu yang memuncak , ada cinta kian membara, saat pengambilan sumpah jabatan, di hadiri langsung oleh orang benomor wahid se-indonesia , dan ini menjadi sebuah momen penting punya nilai lebih utk sang kapten,
(tgk Agam) sapaan keren di kala aceh dalam Desingan peluru,

Jokowi sempat singgah mesti sesaat, mentransformasikan rasa bahagianya lewat senyum nilai kepuasannya lewat tangan yang melambai, karna sang roler coster juga bahagian dri jokowi , di papah oleh partai yang sama.

Pasca pelantikan, sang roler coster di sebuah kesempatan berkeinginan merubah kondisi Aceh pada pembebasan, yaitu pajak nanggro, tgk agam dalam sebuah media online berharap bisa menghapus pajak tersebut, yang ia sendri pernah menikmatinya , ketika berkecamuknya konflik Aceh,

Maka tgk agam tau persis, bagaimana sepak terjang dan cara mengatasinya, meskipun uang dari hasil kutipan tersebut telah menjadikan, sang propagandis gam di kenal go publik bahkan belahan negara Eropa sekalipun.

Berita penghapusan pajak nanggro sempat dan menjadi berita viral di beberapa media nasional, di sambut
Sekaligus mendapat nilai positif oleh berbagai kalangan, tentu yang cinta perubahan, namun saya sebagai penulis meragukan dan menganggap itu hanya sebuah retorika sekaligus hegemoni, sebagai swing action pada sang simpatisan umumnya rakyat Aceh

Sepertinya agak mustahil, Kita akui atau tidak, pajak nanggro bukan hanya di kutip dan di mainkan oleh para mantan combatan GAM saja, namun ada pihak-pihak2 lain. Yang cukup teroganisir begtu rapi, yang tak kalah gesit nya, mengelola keadaan ini menjadi salah satu ajang utk mengeruk keuntungan sebelum organisasi di motori Tgk Hasan di Tiro bergerak secara Masive,hal itu sudah di mulai , baik itu di lakukan secara personal, jamaah terpimpin, dg alasan fee, bukan pajak nanggro, mereka menyedot banyaknya finansial hingga berdampak pada menurunnya kualitas proyek apapun itu pekerjaannya.

Maaf Jika pun beredarnya tulisan ini, hendaknya jangan di persoalkan karna bersifat mengkritisi, sekaligus mencari solusi, mengacu pada keadaan yang sesungguhnya, demi sbuah kemaslahatan rakyat aceh,

 

jika irwandi serius menangani demi sebuah aceh yang berwibawa,
Irwandi bisa saja menghapus pajak nanggro dg tidak hanya menekan atau mendikte satu kelompok saja. melainkan irwandi harus netral dan berani secara menyeluruh, yang mungkin juga di lakukan oleh dinas yang ia pimpin, (semasa ia aktif di pemerintahan).

Irwandi memang gentle dalam pemblokiran pajak non legalitas, dan pasti akan menyakiti sebagian orang dlam kelompok- kelompok misterius tersebut,

irwandi harus bisa melobi dg berbagai strategi pintarnya, meskipun menemui jalan buntu, sulit memang merubah kondisi yang sudah begitu mengakar.

di samping itu juga !!!.. irwandi harus biasa menyediakan lapangan kerja dlm bentuk apapun, termasuk mengoptimalkan sawah- Sawah tanpa air, guna mempersempit kriminalitas di bumi yang penuh ceceran darah.

Jika ini berhasil di lakukan irwandi menjadikan aceh pada kejadian luar biasa ( KLB ) hingga berwujud pada kenyamanan sang investor , rasa aman jauh dari kutipan meski bernama fee, harus benar- benar bersih di bumi serambi mekah, jika irwandi tak bisa menekan problema pajak dan fee,
maka status pemerintah aceh tetap seperti semula dan gagal, bilapun di pimpin oleh sang kapten multi talenta.
Irwandi harus dan wajib berdoa serta lembur berpikir, bekerja mengerahkan segala kekuatan dan kelengkapan instrumen nya menuju aceh yang gemilang.

Peran istri tercinta juga tak kalah pentingnya, si cantik nan jelita utk terus menggoda sang kapten, supaya semangat kerja tetap kian prima, tidk hanya dg berfhoto selfi di lensa camera ria, meskipun itu perlu, sebagai wahana bercanda utk menghilangkan lelah.

sekian
Selamat bekerja wahai sang roler coster..

Penulis adalah salah Alumni SDAU Blang panyang dan salah seorang geuchik aceh utara.

loading...

Email Autoresponder indonesia
Tags:

Leave a reply "Opini : Irwandi yusuf VS pajak nanggroe."