PAKAR : AS Gunakan Kenakalan Korut untuk Bidik Cina Dengan Nuklir

ADVOKASIRAKYAT.COMWashigton, Para pakar internasional menilai Amerika Serikat (AS) menggunakan “kenakalan” Korea Utara (Korut) hanya sebagai dalih untuk menumpuk kekuatan militer berkemampuan nuklir untuk membidik China. Rusia juga dinilai jadi target potensial AS.

 

Rezim Korut yang dipimpin diktator muda Kim Jong-un sebelumnya mengancam membuat Gedung Putih menjadi abu dengan serangan militernya. Kini, Pyongyang bahkan menangkap lagi seorang warga AS sebagai bagian dari “diplomasi penyanderaan”.

 

AS juga telah mengirim armada tempurnya yang dipimpin kapal induk USS Carl Vinson, di perairan lepas di semenanjung Korea. Beberapa pekan terakhir, pesawat pembom nuklir juga bermanuver di langit Korea untuk menekan Pyongyang.

 

Namun, seorang penulis dan pakar isu internasional James Petras menilai pemerintah Donald Trump hanya menggunakan situasi Korut sebagai dalih untuk membangun militernya. Tujuannya, untuk meluncurkan serangan mendadak ke China.

 

“Strategi Washington dirancang untuk menampung dan mempengaruhi China jika memungkinkan dan secara ekstrem untuk meluncurkan serangan nuklir ke China,” katanya.

 

”Saya pikir dalih menyerang Korea Utara hanyalah sebuah alasan untuk membangun kemampuan militer AS untuk melakukan serangan nuklir,” katanya lagi, seperti dikutip Daily Star, Senin (8/5/2017).

 

Pakar pemerintah AS Paul Craig Roberts, yang pernah bertugas di bawah pemerintah Ronald Reagan, sebelumnya juga menyatakan bahwa Washington sedang mempersiapkan serangan nuklir kejutan terhadap Rusia dan China.

 

Namun, penilaian para pakar itu bertentangan dengan pernyataan Presiden Trump baru-baru ini, di mana dia telah memuji persahabatannya dengan Presiden China Xi Jinping.

 

Jika AS benar-benar berencana melakukan serangan ini terhadap China dan Rusia, maka pemerintah Trump juga bisa menuai bencana. Sebuah laporan militer AS awal tahun ini mengindikasikan bahwa AS akan rugi jika melawan Rusia atau China karena peralatan militer kedua negara itu telah maju pesat.(mz)

Sumber : Sindonews.com

Facebook Comments

loading…


Tags: , , ,
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: