Pakar BIREUN : Diduga Ada Kongkalikong,Jembatan Seunebok Paya Peudada Masih Dikerjakan

by

ADVOKASIRAKYAT.COM -Bireuen – Jembatan Penghubung Kecamatan Peudada Dengan Kecamatan Jeumpa di Gampong Seunebok Paya Masih Dikerjakan dari sumber dana Otsus 2017. Demikian Di Sampaikan oleh Muhammad Iqbal, Ketua Pakar Bireuen. Berdasarkan Hasil Pantauan Pakar Bireuen pada Rabu 10-01/18, masih dikerjakan oleh tukang setempat meskipun sudah masuk awal bulan tahun 2018.

Hal tersebut saat pihak Pakar Bireuen memantau dilapangan masih dikerjakan,seperti pekerjaan badeng di sebelah timur. Begitu pekerjaan badeng sebelah barat jembatan disisi kirinya masih belum selesai di plastert.

Tidak cuma itu pasir dan batu kelapa yang menumpuk diatas jembatan Seunebok Paya Peudada, menurut dilihat dilapangan akan digunakan untuk di cor pada beberapa sisi jembatan tersebut masih menumpuk bahan materialnya ,begitu juga ada satu unit Molen sebagai mesin cor yang masih terlihat dijembatan tersebut.

“Padahal bila melihat kepada Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Perubahan KeEmpat Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.”Jelas Iqbal.

 

Dan kembali diatur melalui Peraturan Mentri Keuangan Republik Indonesia Nomor 194/PMK.05/2014 Tentang Pelaksanaan Anggaran Dalam Rangka Penyelesaian Pekerjaan Yang Tidak Terselesaikan Sampai Dengan Tahun Anggaran.

Iqbal mengatakan bahwa pada setiap pekerjaan proyek pemerintah yang dikerjakan oleh Rekanan pemenang proyek harus selesai dikerjakan awal Januari Tahun Anggaran Murni hingga maksimalnya akhir tahun anggaran berjalan 31 Desember 2017, mestinya harus siap dikerjakan dan dituntaskan oleh PT Gadeng Multi Koalisi yang berkantor di KotaJuang Bireuen.

 

Berbeda juga apa yang disampaikan oleh Kabid Dinas PU Bireuen beberapa waktu yang lalu di kantornya.

Menurut Kabid PU Fadli ST, pekerjaan pembangunan proyek Jembatan Seunebok Paya Peudada,kepada media beberapa waktu yang lalu dikantornya menyebutkan.
“Pekerjaan Jembatan tersebut dikerjakan telah melebihi volume dan telah habis anggaran dengan tidak cukup anggaran untuk dilanjutkan kembali ditahun Anggaran 2017 terkait kelanjutan pembangunan pekerjaan proyek Jembatan tersebut sebagai penghubung Masyarakat Pesisir Kec Peudada dan Masyarakat Pesisir Kec Jeumpa untuk dituntaskan pada tahun ini tidak memungkinkan,kecuali masyarakat kita minta tolong bersabar sambil menunggu dari sumber dana usulan Tahun Anggaran berikutnya pada Anggaran Otsus 2018.

 

Namun saat Menurut Iqbal pada Rabu/10/01. Saat dirinya memantau dilapangan, masih dikerjakan dengan ada indikasi tidak sesuai dengan perencanaan awalnya ,sehingga banyak warga disekitar lokasi pekerjaan proyek Jembatan Seunebok Paya tanpa ingin sebut namanya. Menduga seperti ada yang bermasalah diawal perencanaan dengan jebatan sebelah barat di sisi kanannya tentu sama sekali belum dibangun podansi badengnya yang dekat dengan tambak warga terkait pekerjaan proyek Jembatan tersebut masih terus dikerjakan oleh para pekerja dilapangan saat dipantau oleh awak media, entah karena sudah diberikan tenggang waktu kelender perpanjangan 50 hari lagi kerja berdasarkan PMK RI Nomor 194 oleh PPK pada Dinas Terkait PU Bireuen.

Masih juga terlihat belum tuntas ditimbun secara baik dengan rata pada jembatan itu dari sumber dana Otsus APBA 2017. Padahal Pekerjaan Proyek Jembatan Gampong Seunebok Paya tersebut beberapa bulan yang lalu menjelang berakhir Tahun Anggaran 2017, pernah ditegur Oleh Wagub Aceh ,Nova Iriansyah bersama Wabub Bireuen, DR Muzzakar Agani.Msi ,terkait keterlambatan pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut oleh pihak Rekanan.

Hingga berita ini diturunkan oleh pihak Media, Kamis/11-01/17 belum berhasil mendapatkan komfirmasi dari pihak dinas terkait Pemerintah Bireuen. Fadli Amir ST, selaku Kabid Pada Dinas PU Bireuen, saat dihubungi beberapa kali ditelepon melalui Hp oleh media serta Watshap pribadinya, tidak juga tersambung untuk direspon terkait hak jawabnya tentang kelanjutan perkembangan Jembatan Seunebok Paya Peudada.(IQ)

Leave a Reply