Rajis Fadil : Amerika Telah Melanggar Berbagai Macam Resolusi PBB

by

Rajis Fadil, Ketua SPMA Unimal

ADVOKASIRAKYAT.COM | Lhokseumawe – Dunia terkejut saat pengumuman presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai ibu kota Israel, padahal seperti yang diketahui bahwa Yerusalem merupakan salah satu tempat suci umat Islam dan ibukota negara Palestina, sedangkan ibukota Israel sebelumnya berada di Tel Aviv.

Sontak pernyataan Trump tersebut menuai kritik dan kutukan dari berbagai kalangan di belahan dunia.

Razjis Fadli, Ketua Sekolah Pemimpin Muda ( SPMA ) Unimal juga mengutuk Amerika dan Trump serta antek anteknya, menurutnya Amerika telah melanggar berbagai macam resolusi PBB, salah satunya adalah Resolusi 2334 ( 23 Desember 2016 ), dalam resolusi tersebut disebutkan bahwa mengutuk kontruksi pembangunan yang dilakukan Israel di semua wilayah yang mereka kuasai sejak perang 1967, termasuk di Yerusalem Timur. Dewan Keamanan PBB menekankan tidak akan mengakui perubahan apapun atas garis batas yang ditetapkan sebelum perang 1967 dan mengingatkan bahwa penghentian semua kegiatan pembangunan sangat penting untuk menyelamatkan solusi kedua negara di Yerusalem.

Selain itu Razjis juga mencoba mengulas balik bagaimana dosa dosa Amerika yang telah banyak melanggar HAM, misalnya pada tahun 1945 Amerika menggunakan bom Atom menghancurkan Hiroshima dan Nagasaki, kemudian penyerangan di Nikaragua pada tahun ’80 an, bulan Agustus 1998 menghancurkan pabrik obat Al Syifa di Sudan, dan yang teranyar adalah invasi Iraq pada tahun 2003 yang menewaskan saddam husain di tiang gantungan dengan tanpa bukti yang jelas, serta banyak kehancuran di Timur Tengah akibat ulah Amerika baik langsung maupun tidak langsung.

“Dengan pernyataan Trump tersebut akan membuat umat Islam akan marah, termasuk saya mengecam keras Amerika, Trump, dan antek anteknya” kata Razjis.

“Jika Amerika mengumandangkan HAM, itu hanya tipuan belaka, mereka itu serigala berbulu domba yang penuh dengan kemunafikan”.

Ia berharap umat Islam bersatu untuk melawan Amerika, ia juga akan mendukung setiap aksi protes yang dilakukan oleh umat Islam.

“Mari semua pemuda jangan lagi lalai dengan hedonisme dunia, mari kita bersatu untuk membela Islam. Jika tidak sanggup dengan yang lain makan cukup dengan doa saja”

“Ingat kejahatan yang terorganisir akan mengalah kebaikan yang tercerai berai” Tutupnya

Leave a Reply