Rumah Tidak Layak Huni Masih Banyak di Aceh, Acheh Future Harap 2020 Tuntas

by

ADVOKASIRAKYAT.COM | BANDA ACEH – Angka kemiskinan di Aceh semakin memprinhatinkan, selama ini banyak pekerja perkeja sosial yang bekerja secara sukarela banyak menemukan rumah rumah rakyat Aceh yang tidak layak huni.

Bila kita lihat alokasi dana OSUS pada tahun 2016 yang lalu mencapai Rp 7,675 T dan di tambah Rp 618 Miliar.
Pada tahun 2017 Aceh mendapatkan dana OSUS dilansir dalam Nota Keuangan RAPBN dari lama Kementerian Keuangan sebesar Rp 8.094,6 Triliun, sebanyak itu dana OSUS untuk Aceh masih banyak terlihat rumah rakyat yang tidak mampu. Kerja apa DPR selama ini?

Pemerintah Aceh di desak untuk mengalokasikan 30 % dana otsos dan 30 % dana Ispirasi Dewan untuk membagun rumah rakyat yang tidak layak huni, mulai dari angaran tahun 2018 samapai selesai.

Hal tersebut di sampaikan oleh Ketua Acheh Future Razali Yusuf melalui rilisnya kepada Advokasirakyat.com. Selasa (03/05/17)

Menurutnya, mengingat selama ini banyak rumah warga yang tidak layak huni yang di dapatkan tim relawan sosial di hampir semua kabupaten kota di Aceh, maka pihaknya sangat menyesalkan kinerja dinas sosial yang selama ini terkesan tidak memperhatikan nasib kaum lemah, pasalnya tidak telihat adanya tim ferivikasi data ramuh tidak layak huni yang valid di lapangan, sehingga bantuan rumah yang sedang dan yang sudah di bangun tidak tepat sasaran. Ungkap Razali

“Buktinya salah satu contoh Mariana (28) warga Dusun Tuepin Seren, dan Nurhayati (47) Dusun Seulamat, Gampong Meunasah Asan Kecamatan Madat, Aceh Timur yang rumah nya hampir roboh, ” Ujar Rajali yang juga kerap disapa Cek Li.

Acheh Future berharap, agar pada tahun 2020 tidak ada lagi terlihat rumah rumah tidak layak huni di Aceh “Kita berharap semua Partai Politik yang Ada di Aceh, Parnas dan Parlok untuk memperjuangkan aspirasi rakyat, jangan dijadikan rakyat menjadi pengemis, mengemis dalam artian meminta minta pada Dewan dan pejabat publik lain nya. Tapi kita harus bergerak menyusul apa yang di inginkan oleh rakyat, karna kita di pilih oleh rakyat, dan di gaji dengan uang rakyat” Harap Razali.

Selain itu Razali mengatakan, dimana lembaga Acheh Future yang Ia pimpin itu siap membantu Pemerintah dalam program ferivikasi dan validasi data rumah yang berkatagori tidak layak untuk di bantu. “Karna sebelumnya tim kita pernah berpengalaman di Bandan Rehabilitasi dan Rekontruksi ( BRR ) pada tahun 2006 – 2007 silam” tutup Razali. (Rom)

Leave a Reply