Terkait Permintaan Maaf PAKAR, Ini Tanggapan Fachrul Razi

by

ADVOKASIRAKYAT.COM | BANDA ACEH – Setelah pasca kiruh permasalahan internal Pakar Aceh hingga viral ke publik. Hal itu juga mulai redam setelah beredarnya surat Keputusan Dari Menteri Hukum dan HAM serta Notaris Pakar Aceh yang asli tentang kepengurusan Pakar.

Sejumlah pengurus DPW Pakar Aceh seluruh Aceh menyesalkan dan mengecam tindakan Khaidir yang dipercaya Pendiri Pakar selaku Direktur DPP Pakar Aceh namun telah melakukan penyalahgunaan jabatan untuk merusak nama Baik Pakar Aceh. 

BACA : Pakar Aceh Timur Ajak Kembali Bersatu, dan Menyampaikan Maaf Kepada Pendiri Pakar | Radar Aceh
http://www.advokasirakyat.com/2017/05/konflik-pakar-aceh-akibat-pihak-luar-menyusup-dan-ingin-hancurkan-pendiri-dan-pakar-aceh/

Mengingkapi permintaan Maaf kepada Fachrul Razi, MIP selaku Pendiri Pakar Aceh dan Ketua Yayasan Pakar Aceh oleh Hasballah Ketua Pakar Aceh DPW Aceh Timur, Fachrul Razi, MIP mengatakan sudah memaafkan Hasballah sebagai ketua DPW Pakar Aceh Timur. “Sekarang Bulan Baik, tentu saya akan memberikan maaf kepada Has (panggilan hasballah, red).

Dirinya mengatakan setiap perbuatan harus berani mempertanggungjawabkan Baik ke Publik maupun ke ALLAH SWT. 

“Saya yang didik mereka melalui lembaga-lembaga yang saya dirikan, sehingga mereka pun mendapatkan jati dirinya. Jika mereka memang benar-benar meminta maaf dengan iklas, tentunya saya menerima maaf Mereka dengan Catatan Tidak diulangi. Karena tindakan yang dilakukan dapat memberikan efek negatif Di lapangan. Dan Ini menyangkut nasib orang banyak dan masa depan orang banyak, kata Fachrul Razi saat dihubungi Radaraceh.com, Sabtu (27/05/17).

Alhamdulillah selama ini saya fokus dan berhasil membangun gerakan generasi muda Aceh sebagai Pemimpin Muda masa depan, dan kita telah memiliki kader lebih 1000 orang dan ini akan terus bergerak masif untuk membuka pola berpikir dan membangkitkan semangat leadership dan character building anak anak muda di Aceh melalui sekolah leadership dan bahasa yang saya bangun di Aceh.

Saya mempercaya Tokoh tokoh muda Di kepengurusan wilayah Pakar Aceh untuk membantu saya dalam menjalankan mimpi saya agar anak anak muda sadar politik dan Hukum serta menjadi pemimpin politik muda yang kritis, cerdas dan militan. Saya Mendirikan Pakar juga untuk melahirkan banyak aktivis sosial yang peka terhadap hak hak rakyat untuk kami perjuangkan di lapangan sampai ke Senayan. Jadi lembaga Pakar Aceh yang saya bentuk ada visi dan mimpi besar kedepan dan kita punya konsepnya. Perlu dicatat, lembaga ini saya bentuk setelah saya sudah jadi Anggota DPD RI. Kalau untuk tujuan pribadi saya buat apa lagi sebab saya sudah jadi Senator kecuali kalau saya mau Jadi Senator itu lain Masalah. Bahkan gaji dan penghasilan saya berikan untuk kegiatan dan beasiswa PKPA agar Mereka menjadi pengacara muda yang hebat. Dan Alhamdulillah Saya sudah memberikan 11 Kader Pakar Aceh mendapat beasiswa biaya mengikuti PKPA dari Saya. 

Semua Kader Pakar tahu apa kontribusi saya buat pakar, dan siapa yang memperkuat dan membesarkan Pakar Aceh selama ini. Dari Nol kami Bekerja dan mengembangkan sayap seluruh Aceh, menyiapkan kesekretaritan dan fasilitas Kerja di DPP Pakar di Banda Aceh. Bahkan Tahun lalu Di Langsa dan Bireun, kita ada kantor. Itu siapa yang support Kalau bukan saya. Semua Kader Pakar tahu itu karena kami terbuka.  Bahkan program bangun rumah dhuafa di Seunedon yang dilakukan temen-temen aktivis Pakar Aceh Utara juga bersumber dari kontribusi dan dana saya. Termasuk melakukan ratusan sunatan massa di Aceh Timur. Bahkan kami berhasil melahirkan konsep Sekolah politik dan Hukum dengan nama Sekolah Pakar. Yang telah melahirkan 120 kader alumni di Seluruh Aceh dan telah kami wisudakan. Saya punya Konsep dan mimpi Besar melahirkan pemimpin masa depan. Jelas Pendiri Pakar

Saya Sudah Membaca ada pihak Di luar Pakar yang Ingin menghancurkan saya dengan memanfaatkan beberapa oknum Di Dalam Pakar. Kami akan membalas itu. siapa di balik dia yang bermain Ingin hancurkan saya dan Pakar? Saya tahu itu. Ucapnya

Lanjut Facrhul Razi, Yang sangat memalukan ada pengurus dengan Sarjana Hukum menandatangi surat yang melanggar Hukum, Ini akan kami minta pertanggungjawaban dan bahkan Lebih Aneh lagi bagaimana memiliki jabatan tanpa SK dari Pendiri. Seperti itu orang tersebut harus belajar berorganisasi dan belajar dulu. Tuturnya

“Kader pakar Saya didik untuk kritis dan memperjuangkan aspirasi rakyat dan memperjuangkan hak hak rakyat Aceh bukan mengeluarkan statemen untuk menyerang Pendiri Karena Kepentingan pribadi dan kepentingan orang Diluar Pakar Aceh”  Ada apa Tanya Fachrul Razi. Saya tahu siapa dibelakang Khaidir. Citusnya

“Pakar kami bentuk untuk membantu kerja kerja dilapangan dalam rangka memperjuangkan aspirasi rakyat. Kami membutuhkan energi tokoh tokoh muda untuk melakukan perubahan. Dan Hasil temuan atau laporan nya kami perjuangkan Di Senayan. Itu Konsep Awal saya bentuk Pakar Aceh”

Semoga semua menjadi pelajaran Bagi saya untuk lebih Hati hati kedepan dan semoga ada hikmah. Dalam politik, ter kadang murid yang Kita didik akan “meracuni” gurunya.  ALLAH Maha kuasa dan Maha Pemilik kebenaran. kebenaran akan menang.  Ingat, “diatas Langit ada Langit”, Tutup Fachrul Razi. (RI)

Leave a Reply