Wadduh…! Enam Kepala Desa Menjadi Tersangka Karena Berfoto dengan Pasangan Calon.

by

Wadduh…! Enam Kepala Desa di Karawang Menjadi Tersangka Karena Berfoto dengan Pasangan Calon Gubernur Jawa Barat.

Sandaranews.com, Kamis 29/03/2018

KARAWANG – Menjadi pelayan masyarakat adalah pekerjaan yang mengharuskan dirinya benar-benar berani sepenuhnya mewakafkan diri untuk kepentingan masyarakat, hal yang samapun dilakukan oleh pejabat Kepala Desa, namum apa jadinya jika kepala Desa tersebut dianggap mendukung pasangan Calon Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat yang mengharuskan enam pejabat Kepala Desa ini “Ditetapkan Sebagai Tersangka”.

“Benar memang kami sudah menetapkan enam Kepala Desa tersebut sebagai Tersangka, berkas perkaranya sudah kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Karawang dan saat ini masih dalam penelitian penyidik kejaksaan,” demikian diungkapkan
Koordinator dan Pembina Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kabupaten Karawang, AKP Maradona Armin Mapaseng, Kamis (29/3/2018).

Enam kepala Desa tersebut ditetapkan sebagai tersangka setelah melakukan foto bersama dengan calon gubernur Jawa Barat. Mereka diduga telah melanggar Undang-Undang terkait pemilihan gubernur.

Kasus ini terjadi saat pelaksanaan kunjungan salah satu calon Gubernur Jawa Barat di Karawang dan dihadiri oleh enam Kepala Desa tersebut, sampai akhirnya pihak PANWAS Kabupaten Karawang melaporkan kejadian tersebut kepada Gakumdu, karena dianggap menyalahi Undang-Undang pemilu dan melanggar aturan bahwa pejabat pemerintah dilarang terlibat aktif dalam politik praktis.

“Kami menindaklanjuti laporan Panwas kepada kita beberapa waktu yang lalu,”
“Kami sudah menetapkan tersangka terhadap 6 kepala desa yang hadir dalam acara calon Gubernur beberapa waktu lalu. Berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi 6 kepala Desa ini memang terlibat aktif mendukung salah satu calon gubernur”.Ungkap AKP Maradona.

Para kepala desa ini terbukti terlibat aktif dalam kampanye salah satu calon gubernur Jawa Barat saat datang ke Karawang.
Berdasarkan keterangan Panwas setempat (yang tidak mau disebut namanya,red-), Enam kepala desa ini memenuhi syarat dan terlibat melakukan tindakan yang dilarang oleh seorang pejabat kepala desa untuk mendukung pasangan calon Gubernur.
“Bahkan mereka melakukan foto bersama dengan calon gubernur itu”,ungkapnya.

Keenam kepala desa tersebut, adalah S (50), Kepala Desa Balonggandu, Kecamatan Jatisari; DS (36), Kepala Desa Kalijati, Kecamatan Jatisari; S (34), Kepala Desa Barugbug, Kecamatan Jatisari; HA (57) Kepala Desa Duren, Kecamatan Klari; TK (48) Kepala Desa Tirtasari, Kecamatan Tirtamulya; dan DS Kepala Desa Cirejag, Kecamatan Jatisari.

Menurut Maradona ke 6 tersangka sebelumnya dilaporkan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Karawang ke Gakkumdu karena aktif mendukung salah satu calon gubernur Jawa Barat. Para kepala desa ini sempat menjalani pemeriksaan atau klarifikasi atas kehadirannya dalam acara calon gubernur tersebut.

Kemudian hasil klarfikasi itu dilaporkan ke Gakkumdu dan kemudian ditindaklanjuti hingga akhirnya 6 kepala desa tersebut ditetapkan sebagai tersangka. Para kepala desa tersebut dikenakan Pasal 71 (1) jo 188 UU Nomor 10/2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 1 tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No 1 tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota menjadi Undang-undang.

Hingga kini Belum dilakukan penahanan terhadap Enam Kepala Desa Tersebut. (Kul_007)

Sumber http://news.sandaranmultimedia.com/2018/03/29/enam-kepala-desa-di-karawang-menjadi-tersangka-karena-foto-bareng-calon/

Leave a Reply