Di duga warga Paya Bakong diciduk paksa dan di aniaya oleh oknum Polres

by

ADVOKASIRAKYAT.COM | ACEH UTARA. Nurdin AB, (40), Warga Tanjong Beurunyong Kecamatan Paya Bakong yang dirinya mengaku di ciduk oleh aparat Polisi dari Polres di rumahnya pada kamis (23/03/17)

Nurdin mengaku kepada Advokasirakyat.com, pada Kamis (23/03/17) lalu dirinya diciduk di kediamanya oleh oknum aparat kepolisian dari Polres Aceh Utara, ironisnya tanpa diperlihatkan surat panggilan maupun surat perintah langsung di bawa ke Polres dengan tangan di borgol.

Sampai di Polres Aceh Utara dirinya di aniaya oleh sejumlah oknum Polisi dengan pukulan di kepala dan perutya. Terangnya

Lanjut Nurdin, dirinya di paksa untuk tandatangan agar bersedia menandatangani pembayaran lahannya yang terkena kawasan pembangunan waduk kerto dengan harga Rp 5.000,-/meter dari yang dijanjikan sebelumnya oleh pihak perusahaan sebesar Rp 11.000,-/meter. karena tidak tahan di siksa akhirnya Nurdin terpaksa menandatangani pembayaran harga sebesar Rp 5.000,-./meter.
Akibat dari tindakan aparat kepolisian di Aceh Utara tersebut, warga yang lahannya terkena pembangunan Waduk Kerto merasa ketakutan akan mendapatkan perlakuan yang sama seperti Nurdin.(muz)

Leave a Reply